IKN Disebut Proyek Ambisius oleh Dosen Universitas Maryland Amerika Serikat

Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menegaskan posisinya sebagai percontohan pembangunan kota berkelanjutan (sustainable city) di dunia.

Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menegaskan posisinya sebagai percontohan pembangunan kota berkelanjutan (sustainable city) di dunia.

Penegasan ini terwujud melalui kunjungan akademik dari School of Public Policy, University of Maryland, salah satu universitas riset publik terkemuka di Amerika Serikat yang berlokasi di College Park, dekat Washington, D.C. Universitas ini dikenal sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan dalam penelitian, inovasi, dan kebijakan publik.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (8/1) di Kantor Otorita IKN ini menjadi forum diskusi strategis mengenai pembangunan IKN sebagai ibu kota masa depan. Diskusi berfokus pada tata kelola modern, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan yang terintegrasi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memaparkan secara menyeluruh proses pembangunan IKN, mulai dari visi dan strategi pemindahan ibu kota, pengembangan infrastruktur dasar, hingga pendekatan pembangunan yang berlandaskan prinsip keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

IKN Disebut Proyek Ambisius oleh Dosen Universitas Maryland Amerika Serikat

Basuki menegaskan kuatnya komitmen pemerintah terhadap pemindahan ibu kota ke Nusantara. "Komitmen Presiden Prabowo untuk memindahkan Ibu Kota ke Nusantara sudah sangat jelas dan disampaikan di berbagai forum internasional, termasuk G20. Saya mengajak semua pihak untuk datang dan melihat langsung IKN. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada periode Natal dan Tahun Baru lalu, lebih dari 300 ribu orang berkunjung ke IKN," ujar Basuki, dikutip ayokaltim.com melalui Humas Otorita IKN, Sabtu (10/1).

Salah satu dosen dari University of Maryland, Prof. Thomas C. Hilde, Ph.D., menyatakan harapannya agar IKN menjadi percontohan, khususnya dalam membangun masa depan yang hijau. "IKN merupakan proyek ambisius yang luar biasa. Ambisi ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan masa depan yang hijau. Semoga IKN akan terus menjadi percontohan di dunia," kata Thomas pada kesempatan yang sama.

Tingginya minat publik dan perhatian komunitas internasional ini menunjukkan bahwa IKN tidak hanya diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai laboratorium global untuk praktik pembangunan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan.

Melalui kunjungan akademik ini, Otorita IKN berharap dapat memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang kebijakan publik dan perencanaan kota. Selain itu, diharapkan dapat memperkaya pertukaran pengetahuan global dalam mewujudkan Nusantara sebagai ibu kota dunia yang berkelanjutan.

LihatTutupKomentar