Polytron Evo: Motor Listrik Futuristik dengan Jarak Tempuh 200 Km Sekali Cas
Polytron Evo: Motor Listrik Futuristik dengan Jarak Tempuh 200 Km Sekali Cas, Harga dan Spesifikasi Lengkap, menjadi pilihan mobilitas harian yang
Warta Batavia - Motor listrik (molis) kini bukan sekadar tren, melainkan menjadi pilihan mobilitas harian yang semakin rasional bagi masyarakat. Di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan, efisiensi menjadi pertimbangan utama banyak orang. Polytron Evo hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menawarkan solusi yang harganya masih terjangkau.
Dengan banderol sekitar Rp28 jutaan untuk unit baru, konsumen memiliki opsi pembelian secara cicilan mulai dari Rp1 jutaan per bulan. Skema cicilan ini bahkan dapat mencapai tenor 35 bulan, memberikan keringanan finansial yang signifikan bagi pekerja urban dibandingkan pembayaran tunai penuh. Biaya awal yang lebih bersahabat ini tidak mengorbankan fitur utama motor.
Daya tarik terbesar Polytron Evo terletak pada jarak tempuhnya yang impresif, mencapai 200 kilometer dalam sekali pengisian daya. Jarak ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan aktivitas harian tanpa perlu sering mengisi ulang daya. Keunggulan ini dimungkinkan berkat penggunaan dua baterai aktif, di mana masing-masing baterai mampu menempuh jarak sekitar 100 kilometer dalam kondisi ideal. Konsep baterai ganda ini secara efektif mengurangi kekhawatiran pengguna akan kehabisan daya, memungkinkan pengendara untuk beraktivitas di dalam kota dengan lebih percaya diri.
Proses pengisian ulang daya motor ini juga diklaim praktis, cukup disambungkan ke listrik rumah tangga biasa tanpa memerlukan instalasi tambahan. Waktu pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam, yang masih tergolong efisien untuk penggunaan harian.
Performa Motor Listrik Polytron Evo
Dari segi performa, Polytron Evo mengandalkan penggerak BOSCH Rear Hub Drive. Tenaga dasarnya mencapai 1.500 watt, dengan tenaga maksimal yang dapat meningkat hingga 3.000 watt saat dibutuhkan. Output puncaknya menyentuh sekitar 3,1 hp pada 600 rpm, sementara torsi maksimalnya mencapai 97 Nm pada 107,6 rpm. Akselerasi awal terasa responsif, memberikan sensasi tarikan yang sigap saat lampu lalu lintas berubah hijau.
Kecepatan maksimum motor ini berada di kisaran 60 kilometer per jam, angka yang dinilai memadai untuk mobilitas perkotaan. Polytron Evo turut dilengkapi dengan tiga mode berkendara yang berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna. Mode Eco difokuskan pada efisiensi dan memaksimalkan jarak tempuh. Mode Normal cocok untuk rutinitas harian yang stabil, sementara mode Sport menawarkan akselerasi yang lebih spontan saat diperlukan. Perpindahan antar mode ini memungkinkan pengendara untuk menyesuaikan karakter motor sesuai dengan kondisi jalan dan preferensi berkendara, menciptakan pengalaman yang lebih fleksibel.
Dari sisi biaya operasional, motor listrik secara inheren lebih hemat bahan bakar dibandingkan kendaraan konvensional. Perawatan rutinnya pun relatif lebih sederhana. Dengan skema cicilan yang ringan dan spesifikasi yang kompetitif, Polytron Evo menawarkan pilihan yang realistis bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa dibebani tekanan finansial yang besar.
Jarak tempuh 200 kilometer merupakan nilai jual yang jarang ditemui di kelasnya, menjadikan kombinasi harga, fitur, dan efisiensi Polytron Evo layak diperhitungkan. Bagi konsumen yang mempertimbangkan kendaraan ramah lingkungan, opsi ini menawarkan daya tarik tersendiri. Polytron Evo berusaha memadukan teknologi canggih, daya jelajah mumpuni, dan skema pembayaran yang fleksibel. Desainnya yang modern serta dilengkapi dashboard digital menambah kesan futuristik dan kepraktisan bagi pengguna perkotaan masa kini.

