-->

Type something and hit enter

By On




Baca Juga






Aksi Bela Tauhid di Jakarta 2018 silam. Foto: CNNIndonesia.com.
Warta Sunda - Ribuan maha siswa di bermacam daerah menggelar aksi memprotes sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dianggap tidak pro rakyat. Aksi serentak berlangsung pada 23-24 sepetember 2019 di Jakarta dan di kota masing-masing.

Di tengah situasi ini, Brothership Alumni 212 (PA 212), Front Pembela Islam (FPI), dan beberapa ormas Islam akan menggelar Parade Tauhid Indonesia di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu yang akan datang (28/09/2019). Rute yang akan ditempuh ialah dari Senayan ke Monas.

Acara tersebut berjudul Tauhid untuk Selamatkan Negeri, Tausiyah, Pawai Bendera Tauhid dan Doa untuk Negeri. Parade akan diawali pada pukul 06.00 sampai 11.00 WIB.

dikutip dari CNNIndonesia.com, Ketua PA 212 Slamet Maarif menjelaskan, ada beberapa aspirasi yang akan disampaikan dalam  parade tauhid tersebut. Salah satunya menuntut kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab dan Tidak mau kebangkitan PKI.

"Tolak kebangkitan PKI, persatuan ummat Islam, dan Pulangkan Habib Rizieq Shihab," ucap Slamet, Selasa (24/09/2019).

Slamet tidak mau menduga-duga berapa banyak massa yang akan datang dalam parade tauhid. Dia cuma menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan peserta sebanyak 50 ribu orang dari bermacam daerah.

Slamet menampik parade tersebut diinisiasi PA 212. Menurut dia acara tersebut hasil inisiasi  bersama-sama. Slamet tidak menjawab tegas apakah akan menyuarakan kritik kepada Revisi KUHP, UU Komisi Pemberantasan Korupsi dan RUU lainnya sebagaimana ditunaikan oleh sejumlah pihak.

Slamet cuma menjelaskan Parade Tauhid akan menyampaikan aspirasi seperti Tidak mau kebangkitan PKI dan pemulangan Rizieqh Shihab. [Warta Sunda/pin]

Penjelasan: Data diolah dari CNNIndonesia dari berita berjudul 'PA 212 Gelar Parade Tauhid di Monas 28 September'














Source link

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...

Click to comment