Penemuan Manuskrip Disebut Makin Perkuat Bukti Historis Wali Songo

Sejumlah pihak menjelaskan telah simpanan manuskrip kuno yang disebut berkaitan langsung dengan keturunan Wali Songo dan menjadi bukti historis
Warta Batavia - Sejumlah pihak menjelaskan tetang simpanan manuskrip kuno yang disebut berkaitan langsung dengan keturunan Wali Songo dan menjadi bukti historis keberadaan para penyebar Islam di Nusantara tersebut.

Dalam pernyataannya, narasumber menyebut manuskrip itu merupakan peninggalan Pangeran Arif bin Sunan Drajat bin Sunan Ampel. Manuskrip tersebut disebutkan berasal dari sekitar tahun 1570 hingga 1580 Masehi atau sekitar 994 Hijriah.

Menurut penjelasan yang disampaikan, keaslian manuskrip ditelusuri melalui jenis kertas yang digunakan. Disebutkan bahwa manuskrip memakai kertas daluang, yakni kertas tradisional Nusantara yang umum digunakan sejak masa awal perkembangan Islam di Indonesia.

Penemuan Manuskrip Disebut Makin Perkuat Bukti Historis Wali Songo


Keaslian Manuskrip Walisongo

Narasumber menjelaskan, identifikasi usia manuskrip dilakukan melalui analisis bahan kertas dan bagian penutup naskah atau kolofon. Kolofon disebut memuat informasi mengenai tahun penulisan serta penyalin manuskrip.

“Kalau menggunakan kertas Eropa biasanya terdapat watermark abad ke-19 atau paling lama abad ke-18. Tetapi manuskrip ini menggunakan kertas daluang tanpa watermark,” ujar narasumber dalam keterangannya.

Ia juga menyebut bahwa dalam salah satu manuskrip ditemukan penanggalan tahun 994 Hijriah yang dikaitkan dengan Pangeran Arif. Temuan tersebut disebut menjadi petunjuk penting mengenai keberadaan manuskrip sezaman dengan periode dakwah Wali Songo.

Dalam keterangannya, narasumber menilai manuskrip tersebut menjadi temuan penting bagi kajian sejarah Islam Nusantara. Ia mengatakan para peneliti dan sejarawan selama puluhan tahun sebelumnya lebih banyak menemukan manuskrip dari abad ke-18 hingga ke-19.

Manuskrip Ditulis Langsung oleh Tangan Pangeran Arif 

Selain itu, disebutkan pula bahwa manuskrip tersebut ditulis langsung oleh tangan Pangeran Arif dan memuat informasi mengenai penulis maupun penyalinnya di bagian kolofon.

Pihak yang menyampaikan temuan itu juga menyatakan manuskrip tersebut memperkuat pandangan bahwa Wali Songo merupakan tokoh historis yang memiliki peran dalam penyebaran Islam di Indonesia pada abad ke-16.

Dalam pernyataan yang sama, narasumber turut menyinggung perdebatan mengenai nasab Wali Songo. Ia menyebut terdapat klaim bahwa secara ilmiah, sejarah, dan nasab, Wali Songo bukan berasal dari golongan Alawi.

Hingga kini belum terdapat keterangan resmi dari lembaga akademik atau otoritas filologi terkait hasil verifikasi ilmiah atas manuskrip yang dimaksud maupun kesimpulan mengenai nasab Wali Songo tersebut. (Qodrat Arispati)

Tonton Videonya di YouTube: 



LihatTutupKomentar