Gejala Diabetes Melitus yang Perlu Diperhatikan

Gejala Diabetes Melitus yang Perlu Diperhatikan Agar Tetap Sehat Pembahasan mengenai Diabetes Melitus, sebuah kondisi kesehatan yang ditandai dengan

Gejala Diabetes Melitus yang Perlu Diperhatikan Agar Tetap Sehat 

Pembahasan mengenai Diabetes Melitus, sebuah kondisi kesehatan yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) darah secara berkelanjutan. Kondisi ini timbul karena tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang memadai atau tidak dapat memanfaatkan insulin secara efektif. Insulin, sebuah hormon penting, berperan dalam mengubah glukosa menjadi energi. Apabila tubuh mengalami kekurangan insulin atau sel-sel tubuh tidak memberikan respons yang baik terhadap insulin, maka kadar glukosa dalam darah akan mengalami peningkatan, suatu keadaan yang dikenal sebagai hiperglikemia.

Mengingat diabetes merupakan masalah kesehatan yang serius dan kerap ditemui di Indonesia, penanganan sejak dini sangatlah krusial guna mencegah timbulnya dampak yang lebih parah di masa mendatang. Salah satu kontribusi penting yang dapat dilakukan oleh masyarakat adalah dengan mengenali gejala-gejala Diabetes Melitus yang mungkin muncul pada tubuh.

Gejala Diabetes Melitus yang Perlu Diperhatikan Agar Tetap Sehat

Diabetes melitus sendiri terbagi menjadi beberapa tipe, berdasarkan penyebab dan karakteristiknya:

*   Diabetes Tipe 1: Tipe ini ditandai dengan kerusakan autoimun pada sel beta di pankreas. Sel beta bertanggung Terdapat dua jenis utama diabetes melitus. Pada Diabetes Tipe 1, sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-sel pankreas yang bertanggung jawab memproduksi insulin. Akibatnya, tubuh tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah yang memadai, bahkan bisa berhenti sama sekali.

Selanjutnya, Diabetes Tipe 2 ditandai dengan menurunnya respons sel-sel tubuh terhadap insulin, yang berujung pada peningkatan kadar glukosa dalam darah. Pada tahap awal, pankreas akan berupaya mengatasinya dengan memproduksi insulin lebih banyak. Namun, seiring berjalannya waktu, resistensi insulin akan berkembang, menyebabkan pankreas kelelahan dan mengalami kekurangan produksi insulin. Hal ini berakibat pada kadar glukosa darah yang tetap tinggi.

Seringkali, gejala umum penyakit diabetes melitus luput dari perhatian penderitanya. Penting untuk mengenali gejala-gejala umum berikut sedini mungkin agar dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut:

*   Meningkatnya frekuensi buang air kecil (sering kencing).

*   Munculnya rasa haus yang berlebihan, yang mendorong seseorang untuk minum banyak cairan.

*   Penurunan berat badan yang terjadi tanpa disengaja.

*   Merasa lelah secara terus-menerus.

*   Luka yang memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh.

Faktor risiko diabetes melitus (DM) dapat dikategorikan menjadi dua. Pertama, faktor yang dapat diubah, mencakup obesitas, kurangnya aktivitas fisik, tingginya kadar kolesterol (dislipidemia), pola makan yang tidak sehat, hipertensi, dan riwayat penyakit jantung. Kedua, faktor yang tidak dapat diubah, meliputi usia di atas 40 tahun, adanya riwayat keluarga yang menderita DM, riwayat diabetes saat kehamilan, serta berat badan lahir bayi yang kurang dari 2 kg atau lebih dari 4 kg.

Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes dapat memicu berbagai komplikasi serius, seperti kerusakan pada pembuluh darah, penyakit jantung, gangguan pada sistem saraf (neuropati), serta masalah pada mata dan ginjal.

Oleh karena itu, penting sekali untuk mengenali gejala-gejala diabetes melitus guna mencegah komplikasi serius yang berpotensi timbul apabila penyakit ini tidak ditangani secara tepat. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang akurat. Selain itu, mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk menjalani pola makan yang seimbang dan aktif secara fisik secara rutin, akan sangat membantu dalam mencegah atau mengelola penyakit ini secara lebih efektif.

Referensi:

*   Kemenkes. 2022. Diabetes Melitus dan Penyakit Jantung Koroner: Awal Manis yang dapat Berakhir Tragis

*   Kemenkes. 2024. Mari Kenali Diabetes Melitus

*   Kemenkes. 2024. Mengenal Lebih Dekat Diabetes Melitus

*   Healthline.2024.What Are the Different Types of Diabetes?

LihatTutupKomentar