-->

Type something and hit enter

By On
Seorang wanita tengah mengajar ngaji (sumber: replubika.com)

Pendidikan ialah kunci untuk membuka Kesempatan dalam segala hal. Dengan pendidikan, wawasan serta pengetahuan seseorang bertambah dan makin berkembang.

Warta Sunda - Pendidikan juga dapat menghantarkan seluruh orang untuk berkarir atau berpikir yang lebih luas dan mendalam. Peluang untuk hal itu terbuka bagi laki-laki atau wanita.

Wanita yang mengenyam pendidikan amat terbuka wawasan dan pengetahuannya lebih luas. Sehingga, cara berpikirnya dan cakrawala berpikirnya jadi lebih terbuka
pada hal-hal yang baru.

Di dalam sejarah peradaban Islam, banyak publik figur wanita yang jadi contoh bagi wanita sekarang dan juga tidak ketinggalan dengan pendidikan, seperti Siti Aisyah. Beliau terkenal dengan seorang wanita yang pintar dan tinggi ilmu pengetahuannya. Beliau selaku penyair dan juga penghafal hadis.

Wanita-perempuan lain dalam sejarah Islam yang mempunyai pengetahuan luas di antaranya ialah Siti Maryam dan Khadijah. Di samping dikenal ketakwaan untuk Allah SWT, mereka juga mempunyai peran penting dalam warga yang tidak dapat dipungkiri dalam segala bidang kehidupan.

Wanita semenjak dulu ikut berperan dalam bermacam hal beiringan dengan laki-laki. Bahkan, peranan wanita lebih menentukan dari pada laki-laki. Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW sudah bersabda:


الْمَرأَةُ عِمَادُ الْبِلَادِ إِذَا صَلُحَتْ صَلُحَتِ الْبِلَادُ وإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَتِ الْبِلَادُ



“Wanita ialah tiang negara, apabila ia baik maka negara akan baik dan apabila ia rusak maka negara akan rusak."

Hadis di atas terang kita lihat kalau wanita dituntut untuk melakukan fungsi dan peranannya dalam seluruh lapangan hidup, maka wanita Penting berpengetahuan. Bagaimana mungkin wanita yang tidak mempunyai ilmu pengetahuan akan dapat jadi tiang yang baik dan kokoh bagi suatu negara.

Lantas, bagaimana caranya ia melakukan fungsi selaku pendidik dan pembina bagi anak-anaknya, kalau tidak berpengetahuan. Orang sering mempunyai perasangkaan yang salah kepada pandangan Islam Soal pendidikan wanita, khususnya di kalangan orang-orang yang kurang
memahami agama Islam.

Banyak perintah pendidikan parempuan seperti menggunakan pakaian yang sopan dan berhijab Adalah suatu kewajiban ummat Islam. Tapi, pada zaman now masih banyak kaum wanita Islam yang tidak sesuai dengan penjelasan ayat di atas, ada wanita tidak berhijab sama sekali, ada wanita menggunakan hijab akan tetapi membentuk auratnya dan ada juga wanita yang mengenakan pakaian
membentuk auratnya.

Padahal, substansi Islam mencegah wanita untuk menampakkan perhiasannya supaya tidak menimbulkan fitnah dan lain-lain. Di dalam al-Quran, banyak ayat yang membincang mengenai hal pendidikan wanita, seperti dijelaskan Surat an-Nisa ayat 34, 35 dan 36.

Dalam ayat tersebut menerangkan bahwa selain patuh untuk Allah, seorang istri mesti menghormati suaminya selaku pemimpin dalam rumah tangga. Dengan ketentuan, istri mentaati perintah suami selama suami tidak durhaka untuk Allah. Di samping itu, istri juga Ikut andil dalam menjaga kehormatan rumah tangganya bersama-sama suami.

Dalam lingkup Famili, wanita dituntut untuk berperan aktif membina rumah tangga bersama-sama suami. Islam menuntut wanita selaku patner laki-laki dalam membina Famili.

Pun sedemikian dalam lingkup yang lebih besar. Wanita tidak sedikit yang diberi amanah serta tanggung jawab yang berat. Tentunya, mereka ialah perempuan-perempuan yang berpengatahuan luas. [Warta Sunda/in]









Source link

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...

Click to comment