-->

Header Menu

Ulama Saudi Meninggal Karena Kelalaian Medis di Penjara Saudi

author photo 4.8.19

SAUDI ARABIA – Seorang ulama Saudi diadukan meninggal karena komplikasi kesehatan yang diderita selama di sel kerajaan. Sheikh Saleh Abdulaziz al-Dumairi mengalami tindak aksi anarkis selama Ada dalam sel yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman ke para pegiat pro-demokrasi, para pengkhotbah dan kaum intelektual.


Pihak hak asasi manusia Prisoners of Conscience, yang Ialah organisasi non-pemerintah berusaha mempromosikan hak asasi manusia di Arab Saudi, Mempublikasikan dalam sebuah pos di halaman Twitter resminya bahwa Sheikh Saleh Abdulaziz al-Dumairi meninggal di sel Tarfiya, kota pusat Buraydah, pada hari Sabtu.


Dumairi tampaknya menderita problem jantung, dan ditahan di sel isolasi.


Ulama yang disebut sebagai pembangkang ini telah ditahan pada beberapa Kesempatan karena aktivisme politiknya, dan sokongan untuk kebebasan berpendapat.



BacaAmnesty International Desak Saudi Cepat Bebaskan Sheikh Al-Awdah.


Kemajuan itu terjadi cuma sehari sesudah Amnesty International menyerukan pembebasan cepat dan tanpa syarat ulama terkemuka Sheikh Salman al-Awdah.


“Sidang Sheikh Salman al-Awdah telah ditunda sesudah 1 tahun dari beberapa penundaan. Kami terus menuntut pemerintah Saudi untuk cepat membebaskan Sheikh dan tanpa syarat, membatalkan semua tudingan terhadapnya, dan menghormati standar hak asasi manusia internasional dalam persidangannya,” kata organisasi yang bermarkas di London itu dalam postingan yang dipublikasikan di halaman Twitter-nya.


Pada 28 Juli, Pengadilan Kriminal Spesial Arab Saudi menunda sidang dalam Perkara melawan Sheikh Awdah sampai Desember di tengah meningkatnya kekuatiran ia akan dijatuhi hukuman mati.


Surat berita Okaz mengabarkan pada 4 September 2018, bahwa jaksa penuntut umum Saudi telah melakukan 37 tudingan ke Awdah, bahkan menuntut eksekusinya.


Pemerintah Saudi menahan cendekiawan Muslim terkemuka pada 7 September tahun lalu dan telah menahannya di sel isolasi tanpa tudingan atau pengadilan semenjak itu. Para pejabat telah memberlakukan larangan perjalanan pada anggota keluarganya.

Seorang anggota Famili menerangkan untuk Human Rights Watch bahwa ulama terkemuka ditahan atas penolakannya untuk mentaati perintah oleh otoritas Saudi untuk men-tweet teks tertentu Masalah sokongan blokade Qatar yang dipimpin Saudi.


Arab Saudi belakangan ini menaikkan penangkapan yang bermotif politik, penuntutan, dan penghukuman ke penulis damai dan aktivis hak asasi manusia.


Selama beberapa tahun terakhir, Riyadh juga telah mendefinisikan kembali undang-undang anti-terorisme untuk menargetkan aktivisme. [ARN]



rnrnUlama Saudi Meninggal Sebab Kelalaian Medis di Bui Saudi by Ahmad Fawas","author":{"@type":"Person","name":"Ahmad Fawas","url":"https://wartabatavia.com/author/fawas/"},"articleSection":["BERITA DUNIA"],"image":{"@type":"ImageObject","url":"https://wartabatavia.com/wp-content/uploads/2019/08/Ulama-Saudi-Meninggal-Sebab-Kelalaian-Medis-di-Bui-Saudi.jpg","width":650,"height":365},"publisher":{"@type":"Organization","name":"Warta Batavia","url":"https://wartabatavia.com","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https://wartabatavia.com/wp-content/uploads/2018/07/wartabatavia-ico.jpg"},"sameAs":[]}}

Warta Batavia by alfiani wardah

This post have 0 komentar

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...
:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement