-->

Header Menu

Serbuan Rudal Houthi Hantam Parade Angkatan bersenjata, Puluhan Meninggal

author photo 2.8.19
ADEN – Sebuah serbuan rudal menghantam parade angkatan bersenjata yang diadakan di sebuah kamp angkatan bersenjata di Aden, pusat pemerintahan Yaman yang diakui dunia internasional. Menurut para pejabat serbuan itu mematikan puluhan orang.

Pihak Houthi, yang mengendalikan Ibu Kota Sanaa, mengakui bertanggung jawab atas serbuan yang menargetkan parade angkatan bersenjata di sebuah kamp milik Sabuk Keamanan Yaman yang Disokong oleh Uni Emirat Arab (UEA). UEA ialah mitra kunci dalam aliansi angkatan bersenjata yang dibentuk Arab Saudi untuk memerangi kelompok Houthi.


Stasiun televisi legal Houthi, al-Masirah TV menerangkan, kelompok itu meluncurkan rudal balistik jarak menengah dan pesawat tanpa awak bersenjata ke kamp angkatan bersenjata al-Jalaa, di distrik Aden, Buraiqa. Stasiun televisi ini menggambarkan parade angkatan bersenjata itu sebagai persiapan untuk langkah angkatan bersenjata ke provinsi yang dikuasai oleh pemberontak.


Al-Masirah mengutip Juru Bicara Houthi, Yehia Sarea, menerangkan bahwa serbuan itu telah menyebabkan banyak korban, termasuk komandan angkatan bersenjata seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (1/8/2019).


Kantor berita Reuters mengutip sumber medis dan keamanan mengabarkan sedikitnya 32 orang meninggal dalam serbuan itu. Sementara seorang pejabat kesehatan menerangkan untuk kantor berita The Associated Press bahwa hitungan total korban meninggal mencapai 40 orang.


Kantor-kantor berita mengabarkan komandan Muneer al-Yafee, seorang figur publik separatis selatan yang juga dikenal dengan julukannya Aboul Yamama, termasuk di antara mereka yang meninggal. Ia diadukan tengah memberikan pidato pada waktu serbuan itu terjadi.


“Ledakan itu terjadi di belakang tribun tempat upacara berlangsung”, seorang saksi mata menerangkan untuk Reuters. Foto mempertunjukkan baret merah tergeletak di tanah dalam genangan darah.

Tidak ada komentar langsung dari pemerintah Yaman atau gabungan.


Jurnalis Al Jazeera menerangkan Houthi berusaha menyampaikan pesan ke UEA dan Arab Saudi bahwa para pemberontak akan memukul mereka dengan keras jika mereka meneruskan operasi angkatan bersenjata di negara itu.


“Mereka akan meneruskan lebih banyak serbuan di Arab Saudi dan juga di dalam Yaman sampai kampanye yang dipimpin oleh UEA dan Arab Saudi berhenti,” katanya.


“Serbuan ini mengungkapkan bahwa gabungan pimpinan UEA dan Arab Saudi tidak mengendalikan kota,” tukasnya.


(ian)




Warta Batavia by alfiani wardah

This post have 0 komentar

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...
:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement