-->

Header Menu

New York Times: Gabungan Maritim AS Lawan Iran Ditolak Sekutu-sekutunya

author photo 3.8.19

Warta Batavia, AMERIKA – Permintaan AS untuk menciptakan “gabungan” melawan Iran di Teluk Persia disambut dengan keheningan atau penolakan, termasuk respon “tidak” yang terang-terangan dari Jerman. New York Times mengabarkan hal ini pada Jum’at (02/08).

Amerika Serikat dan Inggris telah meminta sokongan dari sekutu-sekutu Asia dan Eropa untuk memojokkan Iran di Selat Hormuz, jalan lintas vital bagi pasokan minyak global.

Pemerintahan Trump sebelumnya sesumbar akan untuk menurunkan ekspor minyak vital Iran ke nol, tetapi pengiriman oleh Iran terus menjangkau para kastemer Utama mereka, khususnya di Asia.

Baca: Rusia: Gabungan Maritim ialah Dalih AS untuk Lebih Tekan Iran

Ketegangan di Teluk Persia berkobar sesudah serangkaian serbuan misterius menimpa tanker minyak, menyusul penyebaran AS atas pihak angkatan laut baru dan pembom B-52 ke wilayah itu di tengah legitimasi ancaman Iran yang tidak jelas.

Inggris memanaskan situasi dengan merebut supertanker minyak Iran dari Gibraltar atas permintaan AS, menurut pejabat setempat. Iran merespons dengan menahan sebuah kapal tanker minyak berbendera Inggris di Teluk Persia.

Akan tetapi, New York Times mengabarkan bahwa banyak pemimpin Eropa lainnya berusaha menjaga jarak dari Presiden Donald Trump dan keputusan taktik “intimidasi maksimum” ke Iran supaya tidak dilihat sebagai mereka menyokong keputusan taktik itu.

Baca: Jerman Legal Tolak Gabung Gabungan Maritim AS

Surat berita itu menyebut AS tengah mencoba mengiklankan bahwa kampanye mereka menciptakan Gabungan Maritim ialah usaha untuk mengamankan Teluk Persia, tetapi “Eropa berpendapat bahwa Washington ialah pihak ke-1 yang menciptakan problem dengan mencoba untuk menghabisi ekspor minyak Iran.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo Minggu lalu meminta Jepang, Inggris, Prancis, Jerman, Korea Selatan, Australia dan negara-negara lain meminta mereka untuk Bergabung dengan Pasukan maritim yang akan berpatroli di Selat Hormuz.

Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menerangkan bahwa negaranya tidak akan Bergabung dengan Amerika. Surat berita Spanyol El Confidencial, mengutip sumber diplomatik yang mempunyai informasi dalam hal ini, juga menerangkan bahwa Madrid “tidak berniat ikut serta dalam misi yang dipimpin AS di Hormuz”.

Baca: setelah Jepang, Rusia Suarakan Penolakan Gabungan Maritim Internasional Buatan AS

Prancis, Italia, dan Swedia juga tidak merespon anjuran Inggris soal Pasukan pengawal Eropa, terpisah dari Amerika, bahkan sesudah Iran merebut kapal tanker berbendera Inggris.

Pada hari Jumat, surat berita Mainichi Jepang mengutip sumber-sumber pemerintah yang tidak dikenal menerangkan bahwa Tokyo telah memutuskan untuk tidak mengerahkan kapal perang ke Teluk Persia.

Sebagai sekutu kunci Asia dan power angkatan laut regional Utama, Washington berkeinginan supaya Jepang memainkan peran Utama dalam power maritim yang diusulkannya.

Pemerintah Jepang kemungkinan akan berhadapan dengan pertentangan di dalam negeri atas usaha angkatan bersenjata apa pun yang dapat membahayakan prajurit Bela Diri atau mengancam kesejahteraan orang Jepang yang tinggal di Iran.

“Penolakan-penolakan itu menggarisbawahi keputusan taktik yang tidak sama ke Iran dan memperparah ketidakpercayaan dan kebencian di ke-2 sisi,” kata New York Times.

“Pemerintahan Trump telah memposisikan kami dalam situasi di mana semua orang berbicara soal risiko perang, meningkatnya eskalasi,” ujar Volker Perthes, direktur Institut Jerman untuk Urusan Internasional dan Keamanan di Berlin.

“KaMI tidak akan melakukan apa pun yang tidak mengarah ke sana. Gabungan yang kelihatannya diarahkan melawan Iran tidak akan mengurangi ketegangan, ”kata seorang penasihat menteri pertahanan Prancis. (ARN)

rnrnNew York Times: Gabungan Maritim AS Lawan Iran Ditolak Sekutu-sekutunya by Ahmad Fawas","author":{"@type":"Person","name":"Ahmad Fawas","url":"https://wartabatavia.com/author/fawas/"},"articleSection":["BERITA DUNIA"],"image":{"@type":"ImageObject","url":"https://wartabatavia.com/wp-content/uploads/2019/08/New-York-Times-Gabungan-Maritim-AS-Lawan-Iran-Ditolak-Sekutu-sekutunya.jpg","width":1200,"height":800},"publisher":{"@type":"Organization","name":"Warta Batavia","url":"https://wartabatavia.com","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https://wartabatavia.com/wp-content/uploads/2018/07/wartabatavia-ico.jpg"},"sameAs":["http://facebook.com","http://twitter.com","https://plus.google.com/ Jegtheme","http://youtube.com","http://jnews.jegtheme.com/default/feed/"]}}

Warta Batavia by alfiani wardah

This post have 0 komentar

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...
:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement