-->

Header Menu

Keutamaan Sepuluh Hari Ke-1 Bulan Dzulhijjah

author photo 3.8.19
Penjelasan keutamaan sepuluh awal bulan Dzulhijjah (sumber: istimewa)

Sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijjah bagi ummat Islam mempunyai makna tersendiri. Karena, sepuluh hari tersebut menyimpan keutamaan yang besar yang diberikan oleh Allah SWT.

Warta Sunda - Sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijjah Adalah hari istimewa bagi ummat Islam. alasannya, pada hari tersebut pahala amal kebaikan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW pun Memperingatkan amat besarnya keutamaan sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijjah.


مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِـحُ فِيْهَا أَحَبَّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ اْلأَيَّامِ- يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَلاَ الْـجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْـجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ إِلاَّ رَجُلاً خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ثُمَّ لَـمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ



“Tidaklah ada hari yang amal shalih di dalamnya lebih digandrungi oleh Allah dari hari-hari tersebut (yaitu sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijah).” Para sahabat pun menanyakan, “Wahai Rasulullah, apakah jihad di jalan Allah tidak lebih Inti?” Nabi Saw bersabda: “Tidaklah jihad lebih Inti (dari beramal di hari-hari tersebut), kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali dengan keduanya (sebab mati syahid).” (HR. Al-Bukhari)

Baca: Menabung untuk Qurban Tidak Termasuk Nadzar, Ini Penjelasannya

Oleh sebab itu, ummat Islam pada sepuluh hari ke-1 berlomba-lomba menaikkan kualitas dan kuantitas beribadahnya. Ada yang memperbanyak dzikir ke Allah SWT dan ada pula yang berpuasa sepuluh hari full. Seluruh itu ummat Islam lakukan supaya memperoleh fadhol serta ridha Allah SWT.

Dalam Surat al-Hajj ayat 28, Allah SWT memerintahkan ummat Islam untuk selalu berdzikir pada hari-hari tertentu. Para ulama menerangkan bahwa yang dimaskudkan hari-hari yang ditetapkan di dalam Surat al-Hajj ayat 28 ialah 10 hari ke-1 bulan Dzulhijjah.



لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ



"Supaya mereka melihat bermacam manfaat bagi mereka dan supaya mereka berdzikir menyebut nama Allah pada hari yang sudah ditetapkan atas rezeki yang Allah sudah berikan ke mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir” (QS. al-Hajj: 28).

Hadis serta ayat di atas secara terang menerangkan keutamaan sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijjah. Pada hari itu, Allah SWT sudah memberikan Peluang ke ummat Islam untuk menaikkan ketakwaannya dengan menjalankan amal saleh di sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijjah.

Baca: Ini Kriteria Haewan yang Boleh untuk Berqurban

Begitu besarnya keutamaan sepuluh hari ke-1 bulan Dzulhijjah semestinya jadi setimulus ummat Islam untuk memperbanyak beramal saleh, seperti dzikir, tahlil, puasa dan lain-lain. Bahkan, Nabi Saw pernah menerangkan Pembalasan bagi saban muslim yang berpuasa pada tanggal kesembilan bulan Dzulhijjah atau pada hari Arafah.


يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْـمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ



“(Puasa Arafah) menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan yang akan Hadir.” (HR. Muslim)

Sedemikian penjelasan terkait keutamaan sepuluh hari ke-1 bulan dzulhijjah. Sepuluh hari ke-1 tersebut menyimpan keutamaan yang amat besar. Oleh sebab itu, telah semestinya ummat Islam mengisi hari-hari itu dengan berpuasa, berdzikir dan amal saleh lainnya. [Warta Sunda/in]









Source link

This post have 0 komentar

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...
:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement