-->

Header Menu

Intoleransi di Perguruan Tinggi yang Mesti Cepat Ditangani

author photo 3.8.19






Baca Juga






Universitas Indonesia. (Foto: istimewa)

Oleh Suyadi Prawirosentono

Warta Sunda - LPPM Universitas Nahdlatul Ulama sudah menyurvei beberapa perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasilnya, terjadi gerakan anti-keragaman oleh gerakan Tarbiyah yang berkiblat ke Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir, dan Salafi. Ketiganya menciptakan intoleransi di Indonesia dan dunia (Kompas, 26/6/2019).

Ikhwanul Muslimin dicegah di Mesir; Hizbut Tahrir, yang terobsesi mendirikan khilafah, dinilai teroris di Timur Tengah; serta Salafi, yang berorientasi pemurnian Islam mereferensi gerakan Wahabisme Arab Saudi, tengah diberantas di Arab Saudi. Ini lampu merah yang tidak boleh dibiarkan. Pendekatan NU dan Muhammadiyah tidak akan efektif tanpa disertai dengan pendekatan hukum oleh aparat.

Ini sungguh suatu kelalaian rezim reformasi akibat menghapus penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) dari kampus. Beberapa waktu lalu, ada hasil survei yang mengumumkan bahwa di Fakultas Kedokteran UI ada maha siswa senior meminta yuniornya Tidak mau kuliah kalau dosennya bukan Muslim. Saya selaku alumnus UI, yang Muslim, amat kecewa dengan Kemajuan ini. UI ialah perguruan tinggi negeri milik rakyat, jangan sampai dirasuki sikap anti-keragaman.

Bayangkan kalau ada dokter alumnus UI yang bersikap intoleran untuk pasien non-Muslim. Bukankah itu menyalahi janji dokter? Dia lupa bahwa ilmu kedokteran modern yang dipelajarinya dihasilkan oleh para ahli non-Muslim yang mengabdi pada kemanusiaan tanpa melihat perbedaan agama.

Perguruan tinggi, apalagi PTN, wajib dibebaskan dari sikap intoleransi. Kita jadi bangsa merdeka untuk hidup saling menghormati tanpa sikap kesukuan dan perbedaan agama. Merdeka dengan tanggung jawab jaga NKRI dan Pancasila! [Warta Sunda/gg]


Suyadi Prawirosentono, Selakopi Pasir Mulya Bogor 



Penjelasan: Tayang di rubik Surat Pembaca Kompas, Kamis, 01 Agustus 2019, dengan judul: Anti-keragaman di PTN.











Source link

This post have 0 komentar

Terima kasih kunjungannya, silahkan berkomentar...
:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement